|

Meski tampak tak berdaya, si kecil juga punya
“jurus-jurus” untuk mempertahankan hidupnya. Begitu
lahir ke dunia, si kecil akan diberikan uji stimulus
oleh dokter anak untuk mengetahui apakah refleksnya
berjalan dengan baik. Bila refleks tidak muncul,
dokter akan menganalisa kemungkinan adanya gangguan
atau kelainan pada otak atau sarafnya. Begitupun
selanjutnya, fenomena refleks ini harus tetap
dipantau perkembangannya.
Beragam refleks yang dimiliki oleh si kecil
merupakan modal si kecil untuk bertahan hidup.
Misalnya refleks mencari puting dan mengisapnya yang
merupakan kemampuan pertama si kecil dalam memenuhi
kebutuhan makanannya. Ketahuilah kapan gerak refleks
ini sudah harus mulai melemah atau menghilang. Bila
terjadi sesuatu yang tidak normal, maka Anda bisa
menangkap sinyal adanya kelainan yang mungkin
terjadi pada si kecil sedini mungkin.
Inilah beragam refleks yang dimiliki oleh si kecil
berikut masa hilangnya refleks tersebut:
1. Refleks Moro
Refleks ini timbul ketika si kecil terkejut, umumnya
karena ia merasa akan jatuh atau karena ada suara
yang sangat keras. Reaksi yang timbul setelah
terkejut adalah melengkungkan punggungnya,
menjatuhkan kepala lalu menarik kedua lengan dan
kakinya ke arah dada. Terkadang tangannya menggapai
benda-benda yang ada di dekatnya. Misalnya Anda
sedang menggendongnya, kemudian tanpa sengaja
kepalanya tidak dapat Anda tahan, maka tangan si
kecil akan segera mencengkeram bahu atau rambut
Anda. Refleks ini mulai menghilang antara usia 3-6
bulan.
2. Refleks Genggaman (Palmar Grasp)
Begitu Anda menyentuh telapak tangan si kecil, ia
akan memberikan respon dengan menggenggam kembali
jari Anda. Inilah yang disebut dengan refleks
genggaman. Refleks ini dikenal juga dengan palmar
grasp dan akan menghilang begitu si kecil melewati
usia 6 bulan.
3. Refleks Babinski
Refleks Babinski terdapat di bagian kaki dan akan
timbul jika Anda menggoyang-goyangkan telapak kaki
si kecil. Respon yang diberikan adalah jari-jari
kakinya akan membuka, kemudian secara perlahan
kakinya akan menekuk ke arah dada. Refleks ini juga
dikenal dengan plantar grasp, sedangkan nama
Babinski diberikan sebagai penghormatan kepada
dokter yang pertama kali menemukan refleks ini.
Plantar grasp akan hilang saat si kecil merayakan
ulang tahun pertamanya.
4. Refleks Mencari Puting
Refleks mengisap atau rooting refleks, sangat
membantu Anda dalam proses menyusui. Refleks ini
adalah naluri alamiah si kecil yang ditunjukkan
dengan menoleh serta mencari “sumber makanannya”
ketika Anda menyentuh pipi atau bagian ujung
mulutnya.
Terkadang ketika si kecil menyusu ASI, tangannya
yang belum terkontrol bergerak naik ke arah wajah
dan menyentuh pipinya sendiri. Gerakan ini
membingungkan si kecil dalam mencari puting ibu dan
bisa mengakibatkan ia frustasi sehingga menangis.
Untuk menghindari kejadian ini, cobalah untuk
menahan tangannya dengan lilitan selimut atau
bedong. Tak perlu diikat terlalu kencang, hanya
sekadar untuk menjaga agar tangan si kecil tidak
bergerak kesana-kemari.
Setelah si kecil berusia 4 bulan, refleks
mengisapnya akan hilang, namun kepandaiannya dalam
menyusu dari puting sang ibu juga meningkat.
5. Refleks Mengisap
Kemampuan mengisap si kecil juga merupakan sebuah
refleks karena bayi yang baru lahir akan menghisap
apapun yang dimasukkan ke dalam mulutnya. Bagi si
kecil, refleks menghisap ini berfungsi untuk makan,
yaitu dengan menyusu ASI ataupun minum susu dari
botol.
6. Refleks Melangkah
Refleks ini timbul ketika Anda mencoba membuat si
kecil berdiri di atas lantai maka kakinya akan
dijejak-jejakkan seperti akan berjalan. Refleks ini
tidak mengindikasikan si kecil sudah mulai belajar
berjalan dan akan hilang pada usia 4 bulan. Proses
belajar berjalan yang sesungguhnya baru muncul di
usia 10-12 bulan.
7. Refleks Tonic Neck
Anda dapat menemukan refleks tersebut dalam kondisi
berikut: ketika Anda baringkan si kecil dalam
keadaan telentang dengan wajah berpaling ke salah
satu arah, maka posisi lengan dan tubuhnya seakan
bergerak ke arah yang berlawanan. Sementara di kaki
dan tangannya menekuk menciptakan kesan seperti
pemain anggar yang sedang mengambil posisi siap (
fencing) . Gerakan refleks ini dikenal juga dengan
fencing reflex , berdasarkan gambaran posisi yang
diciptakan oleh gerakan refleks tersebut.
8. Berenang
Ya, si kecil sudah memiliki naluri untuk bertahan
hidup dalam air. Refleks ini timbul ketika Anda
membawanya ke dalam air dimana secara alami ia akan
menggerakkan tangan dan kakinya. Gerakan ini disebut
juga gerakan paddle dog , karena mirip dengan
gerakan anjing ketika berenang. Refleks ini akan
hilang ketika si kecil berusia 6-7 bulan.
Setiap orang tua selalu mengharapkan kelak anaknya
dapat tumbuh berkembang dengan baik,
cerdas
dan berprestasi.
 
Suara Terapi Musik
Klasik untuk
Ibu Hamil dan Bayi
Artikel pilihan untuk
Ibu Hamil, Bayi dan Balita
"...every baby is
future... (...setiap anak adalah masa depan...)
Berikan
yang
terbaik
untuk si buah hati..."
 |